Pattern atau pola pakaian

pattern_2

Pattern atau pola adalah potongan-potongan bentuk dasar yang akan dijiplak kan pada kain sebagai patokan memotong kain, sebelum kemudian kain itu di rakit dan di jahit menjadi pakaian yang sesuai dengan sketsa design awal.

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, pattern atau pola pun mengalami perkembangan. Proses grading proporsional yang awalnya di buat secara manual, kini menggunakan teknik digital menggunakan sistem Computer Aided Design(CAD).

Pakaian yang akan dibuat setelah diskusi akhir antara designer, pengambil keputusan, marketing, dan departemen- departemen terkait lainnya, akan di terjemahkan oleh pembuat pola dalam kertas pola. Lalu kain di potong berdasarkan pola itu. Kain tersebut kemudian di susun dan di tempel menggunakan jarum/ peniti atau di jahit tangan agar tetap pada tempatnya. Kemudian para desainer dan pembzuat pola akan mengkaji dan menyesuaikannya agar sesuai dengan design yang di sepakati.

Setelah rancangan tersebut selesai, teknisi Computer Aided Design akan mendigitalkan potongan pola dasar nya. Proses tersebut seringkali disebut proses Digit dan hasilnya dapat terlihat pada layar komputer dan di tambahkan semua informasi-informasi standar yang di perlukan, seperti ukuran, bahan kain, lipatan kain, dll.

Hasil dari proses Digit tersebut kemudian di print dan di serahkan kepada departemen jahit untuk di coba dijadikan pola dasar saat memotong dan menjahit kain tersebut. Terkadang pola tersebut di gunakan pada kain- kain yang berbeda untuk memastikan bahwa design tersebut dapat di gunakan pada kain yang berbeda dan tidak sulit saat di jahit.

Proses selanjutnya pola dasar yang telah di uji tersebut di buat kan size-size lainnya yang berbeda menggunakan komputer. Proses menaik atau turunkan size ini pada jaman dahulu merupakan hal yang tidak mudah. Sebelum menggunakan komputer, hasil dari proses ini sering kali tidak presisi karena masih dilakukan secara manual. Proses ini seringkali disebut proses Grading.

Selanjutnya kain yang akan di produksi di ukur, di tentukan pula size-size apa saja yang akan di produksi. Kemudian pola2 tersebut di susun dengan mengikuti informasi yang tertera pada pola tersebut dan disusun secara optimal sehingga penggunaan kain pun lebih efisien. Proses ini seringkali disebut proses Marker.

Program komputer system CAD ini terhitung masih mahal di saat ini. Hanya perusahaan-perusahaan garment dengan skala cukup besar menggunakan nya, karena manfaatnya yang besar. Tetapi kini masyarakat umum dapat menggunakan system CAD tersebut, karena Dunia Sandang menerima pembuatan system CAD untuk masyarakat umum.

1 comment

Leave a comment