Pengenalan singkat tentang plastisol

Plastisol diperkenalkan di sekitar tahun 1980an di Amerika, untuk komunitas music band rock dan metal. Maka dari itu, karakter asli dari plastisol adalah kasar, tapi bisa digunakan untuk gambar2 yang lebih mendetil.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan plastisol lebih digunakan secara meluas dikarenakan karakternya yang bisa digunakan untuk design2 yang penuh detail.

Plastisol berbahan dasar minyak, maka tidak mudah untuk mampet di screen. Dan partikel dari plastisol sendiri lebih kecil daripada partikel2 rubber waterbased. Maka plastisol lebih diunggulkan untuk design mendetil, seperti design2 photoprint, atau design 3D.

Ada 2 jenis bahan baku yang digunakan untuk memproduksi plastisol, yaitu PVC dan PU. PVC lebih digunakan untuk market lokal, sedangkan PU lebih dikhususkan ke market export, seperti untuk market Amerika, Eropa atau Jepang.

Berbeda dari rubber waterbased, plastisol diproduksi sudah dalam bentuk berwarna. Misal untuk mendapatkan warna coklat, bisa menggabungkan warna merah, kuning dan hitam.

Leave a comment