William Tan, Pria dibalik suksesnya Dunia Sandang

artikel4

JIWA bisnis mengalir deras dalam diri William Tan. Tak heran, sejak kecil, ia sudah akrab dengan bisnis keluarga (industri tekstil). Namun setelah dewasa, William memutuskan jalan hidupnya sendiri. Membangun bisnis dengan konsep baru.

DITEMUI di sela-sela acara Indonesia Apparel Production Expo yang digelar di Solo (28-30 Maret), sosok William Tan terlihat sibuk melayani pengunjung yang datang ke stand Dunia Sandang.
Berbaur bersama karyawan dan pengunjung, Managing Director Dunia Sandang itu terlihat ramah dan low profile. Sesekali ia mengambil beberapa jenis bahan kaos dan beberapa accessories untuk ditunjukan kepada pengunjung.

Pria kelahiran 23 September 1979 itu tampak antusias memberikan penjelasan panjang lebar kepada para pengunjung yang penasaran dan tertarik pada produk-produk yang dipamerkan Dunia Sandang.
Nada suaranya tegas, khas seorang pemimpin. Tak heran, beberapa pengunjung begitu khusyuk mendengar penjelasannya mulai dari bahan kaos hingga berbagai macam keperluan sablon.
Ditengah kesibukannya yang padat, William Tan dengan ramah menyambut kedatangan PRINTEX. Dari mulutnya mengalir banyak cerita tentang bisnis yang digelutinya. Berawal dari keterlibatannya dalam perusahaan keluarga, PT Mulia Lestari, William akhirnya berkenalan dengan bisnis textile dan garment. Perusahaan ini bergerak dalam industri rajut, celup dan finishing yang menjangkau pasar lokal serta pasar internasional dengan menyokong garment ekspor (Amerika, Eropa, dan Timur Tengah).
“Jadi saya ini otodidak,” ujar pria yang mengenyam pendidikan di Swinburne University of Technology dan Central Queensland University. Diusianya yang terbilang muda, William mengemban tanggung jawab besar menjadi Marketing Manager PT Mulia Lestari (2005-2010).

Kini perusahaan keluarganya itu memiliki 3 outlet masing-masing Kenari Fabric Outlet dan Terang Mulia yang berlokasi di Bandung, serta Sinar Mulia yang berlokasi di Jogjakarta. Namun seiring perjalanan waktu, William akhirnya memutuskan untuk membangun bisnisnya sendiri.
Pasalnya, ada terlalu banyak ide dan konsep baru yang bermain di benaknya. Konsep tersebut ingin ia terapkan dalam perusahaannya kelak. Namun William tidak sendiri, ia didukung sang istri Sherly dan beberapa temannya untuk sama-sama membangun bisnis baru.
Tercatat ada beberapa perusahaan yang dijalaninya bersama teman dan keluarga. Sebut saja Maju Lestari, Grafisindo Abadi Print, dan Urban Coulture. Masing-masing bergerak di bidang garment , sablon (hand print), dan retail premium clothing concept store.

One Stop Garment Supplier
Berbicara tentang Dunia Sandang, William tampak bersemangat. Ia bercerita tentang konsep One Stop Garment Supplier yang ditawarkan CV Dunia sandang. “Dunia Sandang adalah outlet yang memiliki misi menjadi menjadi One Stop Garment Supplier. Dalam artian, kami menyediakan segala bahan baku dan kelengkapan yang diperlukan oleh garment dalam satu tempat,” ujar ayah dua anak ini.
Pilihan nama Dunia sandang sendiri diakui karena memiliki image bahwa segala kebutuhan akan garment (sandang) dapat terpenuhi dan ditemukan di gerai Dunia Sandang. “Intinya, Dunia Sandang ingin menjadi perusahaan garment supplier terbesar di Indonesia yang berfokus pada system user integrated system dalam memuaskan kebutuhan pelanggan,” katanya.
Terkait hal itu, pihaknya tidak akan berhenti melakukan inovasi jasa yang semuanya dilakukan berdasarkan keinginan konsumen, serta bertekad memberikan produk yang berkualitas internasional dengan harga yang kompetitif di pasar.

Untuk mewujudkan misi One Stop Garment Supplier itu, Dunia Sandang memiliki delapan divisi. Divisi kain (knitting/woven), accessories garment, jasa, sarana perlengkapan sablon (SPS), washing, training center/SDM/consultant, digital printing, dan garment machinery.
Khusus divisi kain, pihaknya menyediakan bahan kaos dan woven berkualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau. “Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tidak hanya bahan-bahan kaos yang umum dijual tapi kami juga menyediakan bahan-bahan kaos yang memiliki keunikan sendiri seperti bahan katun Supima, Modal, Bamboo, Stripper/Engineering dan lain-lain,” paparnya. Selain bahan kaos, bahan-bahan pelengkap seperti krah, manset, dan flatknitt dengan berbagai variasi juga cukup diminati oleh pelanggan yang memproduksi baju dengan design khusus.

Lain lagi dengan Divisi Accessories Garment yang menyediakan peralatan industri garment seperti benang jahit, karet, spare part mesin, kain keras, jarum, zipper, kancing, dan variasi lainnya. Selain menyediakan accessories yang sudah ready stock, untuk melengkapi pelayanannya divisi ini juga menyediakan pembuatan stopper, label, kancing dan celupan kancing, hang tag, piterband dan celupannya, serta corong.
Pihaknya juga menyediakan berbagai jasa seperti pembuatan pola, grading, dan marker untuk membantu membuat pola dalam waktu yang lebih cepat sekaligus pembuatan sample, makloon jahit, pembuatan lobang kancing, bartek, hingga steam packing. Baru-baru ini Dunia Sandang juga menambah jasa lain-lain seperti pengurusan hak paten merek, SIUP, TDP, dan sebagainya.

Khusus keperluan sablon melalui divisi sarana perlengkapan sablon, Dunia Sandang menyediakan berbagai macam keperluan sablon dengan variasi terlengkap dan kualitas terbaik. “Perlu diketahui kami adalah produsen pasta rubber dengan bahan-bahan 100 persen impor,” ujarnya bangga.
“ Konsumen kaos di Indonesia sudah semakin bervariasi baik menyangkut minat dan selera. Kaos dengan kualitas bahan, design dan variasi yang unik akan semakin memiliki daya jual yang tinggi. Untuk mendapatkan kelebihan-kelebihan tersebut, salah satunya dapat dilakukan dengan cara washing dan kami menyediakan jasa washing yang akan membantu anda untuk meningkatkan kualitas serta memberikan sentuhan yang unik sesuai keinginan anda,” bebernya. Jasa washing yang disediakan Dunia Sandang berupa Fabric Wash atau proses washing pada kain yang masih berbentuk rollan utuh, dan Garment Wash atau proses washing pada baju jadi. Selain itu, tambahnya lagi, kain yang sudah di proses fabric wash tidak akan susut lagi dan handfeelnya akan menjadi sangat lembut.

Tidak berhenti sampai disitu, Dunia Sandang juga menyelenggarakan pelatihan melalui training center dengan harga yang bersaing dan didukung instruktur yang berpengalaman dan berkompeten dalam bidangnya. Dunia Sandang dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) mendidik karyawan menjadi penjahit yang mempunyai keahlian yang lebih sempurna, juga mendidik para manajer dan supervisor agar menjadi tenaga middle management yang dapat memahami dan melakukan fungsinya secara lebih baik. Dunia Sandang dapat pula membantu mengembangkan atau memperbaiki kinerja perusahaan untuk meningkatkan produktifitas melalui jasa konsultasi.
Sementara untuk divisi digital printing, Dunia Sandang menawarkan jasa sublimation print untuk mendukung produksi garment baju jersey, sepeda, bahan polyester, heat transfer (cutting, print and cut bisa dikain cotton dan polyester).

Sebagai One Stop Garment Supplier, Dunia Sandang tidak berhenti hanya pada penyediaan barang dan jasa yang tlah disebutkan, melainkan juga membantu meningkatkan produksi dan kualitas jahit dengan menyediakan mesin garment berkualitas melalui divisi garment machinery.
Dijelaskannya lagi bahwa pelayanan merupakan hal utama yang ditawarkan oleh Dunia Sandang, dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, pihaknya mengadakan program Membership, yaitu program yang menawarkan berbagai manfaat mulai dari diskon harga untuk semua barang dan jasa yang tersedia di Dunia Sandang, ongkos kirim gratis, katalog warna kain gratis, dan advanced booking. Keuntungan yang didapatkan member dengan adanya system advanced booking ini adalah mereka dapat memesan item dan warna khusus dengan minimum order hanya 4 roll per warna dengan harga mendekati harga fresh order. Selain itu, member juga dapat booking stock barang Dunia Sandang. “Jadi misalnya untuk promosian, member harus pengajuan sample dulu dan biasanya butuh waktu 3 hari sampai 1 minggu untuk acc, member bisa booking barangnya dulu jadi ketika sample sudah acc, dia tidak perlu khawatir barangnya keburu habis.” Jelasnya.
Diakui William tak mudah menjalankan misi one stop garment supplier. Dirinya harus berhadapan dengan ratusan karyawan dan menyatukan mereka dalam delapan divisi. Namun tekad sudah bulat untuk menjadikan Dunia Sandang sebagai perusahaan garment supplier terbesar di Indonesia yang berfokus pada system user integrated system dalam memuaskan kebutuhan pelanggan. “Anda bisa bayangkan betapa tidak mudahnya menyatukan 8 divisi ini,” katanya.

Namun usaha William dan semua jajaran Dunia Sandang tidaklah sia-sia. Pada September lalu Dunia Sandang mendapatkan anugerah GOOD CORPORATE DEVELOPMENT AWARD 2014 – INDONESIA BEST 50 TRUSTED COMPANIES dalam kategori “The Best Quality Product Of The Year’. Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan, lokal maupun nasional yang telah memberikan pelayanan terbaik serta atas prestasinya meningkatkan kinerja serta kontribusi bagi pengembangan bisnis dan pembangunan perekonomian nasional.
Belakangan konsep baru ini juga mencuri perhatian MURI (Museum Rekor Indonesia). Rencananya dalam waktu dekat, MURI akan memberikan penghargaan terkait konsep One Stop Garment Supplier ini. “Rencananya Oktober nanti.” Ujar pria yang senang berbagi (ilmu dan pengetahuan) dengan banyak orang terlebih mereka yang berminat di Dunia garment dan sablon.
Di mata William, mereka bukanlah kompetitor. Ia yakin peluang bisnis di bidang tekstil masih tebuka lebar dan masing-masing punya rejekinya sendiri-sendiri. “Buat saya yang penting banyak berbagi. Jangan lihat mereka sebagai kompetitor. Dengan banyak berbagi, suatu saat, kalau ada apa-apa, kita juga pasti akan dibantu. Saya yakin itu,” kata William Tan mengakhiri perbincangan bersama PRINTEX.

Leave a comment